Profil Program Studi S1

Sejarah
FKH IPB merupakan fakultas kedokteran hewan pertama dan tertua, serta sebagai trend setter pendidikan kedokteran hewan di Indonesia. Pendidikan kedokteran hewan di Indonesia telah dirmulai sejak tahun 1860 di Surabaya dan sempat ditutup pada tahun 1875. Dengan timbulnya wabah rinderpest di Indonesia, maka pada tahun 1906 didirikan kembali pendidikan kedokteran hewan dengan nama Cursus tot Opleiding voor Indische Veearts di Surabaya dan kemudian dipindahkan ke Bogor dengan nama Lembaga Penelitian Penyakit Hewan (LPPH, sekarang Balai Besar Penelitian Veteriner).
Pada tahun 1928 di kota Bogor didirikan pula Nederlands Indische Veartsen School (NIVS, Sekolah Kedokteran Hewan Hindia Belanda). Kemudian pada tahun 1942 NIVS berubah nama menjadi Bogor Jyui Gakko dan setelah kemerdekaan Republik Indonesia berubah menjadi Sekolah Dokter Hewan (SDH). SDH ini pada tahun 1946 ditingkatkan statusnya menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan (PTKH) yang kemudian sempat ditutup untuk sementara.
Pada tahun 1948 PTKH dibuka kembali menjadi Faculteit voor Diergeneeskunde yang menjadi bagian dari Universitet van Indonesie dan pada tahun 1950 diubah menjadi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia (FKH UI). Pada tahun 1960, FKH UI berubah nama menjadi Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP) UI, kemudian pada tahun 1962 kembali menjadi Fakultas Kedokteran Hewan UI, sedangkan peternakan menjadi Fakultas Peternakan dan Perikanan Laut UI.
Pada tanggal 1 September 1963 berdasarkan SK Menteri PTIP nomor 91 tahun 1963 dan selanjutnya disahkan oleh SK Presiden RI nomor 279 tahun 1965, Institut Pertanian Bogor secara resmi berdiri dengan 5 fakultas, yaitu: Fakultas Pertanian (berasal dari Jurusan Pertanian Fakultas Pertanian UI), Fakultas Kehutanan (berasal dari Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian UI), Fakultas Kedokteran Hewan (berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan UI), Fakultas Peternakan (berasal dari Fakultas Peternakan dan Perikanan Laut UI), dan Fakultas Perikanan (merupakan gabungan Jurusan Perikanan Darat Fakultas Pertanian dan Jurusan Perikanan Laut Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan UI). Dari tinjauan histori menunjukkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan merupakan dua fakultas yang selanjutnya mengembangkan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Kehutanan. Dari kelima fakultas inilah selanjutnya berkembang fakultas-fakultas lain di IPB yang berkembang lebih kemudian.
Sejak berdiri sampai dengan tahun 2000, FKH IPB menempati kampus utama di Taman Kencana, serta dua kampus lainnya di Pajajaran dan Cilibende. Di Kampus Taman Kencana terdapat Dekanat, Jurusan Anatomi, Jurusan Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet, Jurusan Klinik, serta Jurusan Parasitologi dan Patologi. Di Kampus Pajajaran terdapat Jurusan Fisiologi dan Farmakologi, Jurusan Biokimia, sedangkan di Kampus Cilibende terdapat Jurusan Reproduksi dan Kebidanan serta Pusat Studi Satwa Primata.
Kemudian pada tahun 2001 FKH IPB menempati gedung baru di Kampus Dramaga dengan mempertahankan unit klinik hewan tetap di Taman Kencana sebagai perpanjangan tangan dari Rumah Sakit Hewan Pendidikan yang baru dibangun di Kampus Dramaga. Selanjutnya pada tahun 2005, IPB melakukan restrukturisasi melalui proses departemenisasi sehingga beberapa jurusan bergabung menjadi sebuah departemen. Adapun departemen yang terbentuk baru hasil penggabungan ialah: Departemen Anatomi, Fisiologi dan Farmakologi (AFF), Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (IPH), serta Departemen Klinik, Reproduksi dan Patologi (KRP).

Visi, Misi dan Kebijakan Mutu
Visi

Menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam pengembangan sumberdaya manusia dan IPTEKS di bidang kedokteran hewan dan biomedis di tingkat internasional pada tahun 2020.

Misi
Menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang kedokteran hewan dan biomedis pada berbagai jenjang (strata) pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Mendorong terselenggaranya pembangunan nasional secara berkelanjutan melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas.
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan harmonisasi kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan.

Tujuan
Menghasilkan lulusan yang terampil, kompeten, memiliki semangat kewirausahaan dan berdaya saing yang tinggi.
Mengembangkan penelitian-penelitian dasar, terapan dan strategis yang inovatif untuk mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Mengimplementasikan penemuan-penemuan di bidang kedokteran hewan dan biomedis untuk kesejahteraan manusia, hewan, dan lingkungan.

Kebijakan Mutu
Dengan komitmen yang tinggi terhadap mutu, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor berupaya untuk “Menjadi institusi pendidikan tinggi unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta sumberdaya manusia dalam bidang ilmu-ilmu kedokteran hewan dan biomedis di tingkat regional dan internasional.” Untuk mencapai tujuan tersebut maka Fakultas Kedokteran Hewan IPB:
Menerapkan sistem penjaminan mutu berkelanjutan dalam rangka tercapainya penyelenggaraan proses pendidikan yang tertib dan akuntabel,
Melaksanakan kegiatan tri darma perguruan tinggi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan,
Berpedoman pada aturan yang berlaku,
Mengkomunikasikan kebijakan mutu ini kepada para pengajar dan pegawai.
Kebijakan ini akan selalu ditinjau dan dievaluasi sesuai dinamika perkembangan proses pendidikan dan pengajaran.