Monthly Archives: April 2016

Pelatihan Persiapan Turun Lapang-Vaksinasi Rabies-Sukabumi 2016 (Tahap 1)

Pelatihan Persiapan Turun Lapang-Vaksinasi Rabies-Sukabumi 2016

Bogor, 22 April 2016

IMG-20160422-WA0009Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (IPHK) FKH IPB pada tahun ini mendapatkan dana penelitian (Penelitian Institusi) dari Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek dan Dikti) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM IPB). Kegiatan penelitian ini diketuai oleh Dr Drh Yusuf Ridwan, M.Si (Ketua Departemen IPHK FKH IPB).

IMG-20160422-WA0005

Penelitian Institusiini bertemakan “Pengendalian Rabies melalui Pendekatan One Health”. Salah satu kegiatan penelitian tersebut adalah vaksinasi rabies dan pemberian obat cacing. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di wilayah Sukabumi (Cisolok dan Jampang Tengah).

Dalam pelaksanaan kegiatan turun lapang (vaksinasi dan pemberian obat cacing), akan melibatkan mahasiswa 16 orang mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) FKH IPB dan TIM petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi.

Pelatihan persiapan turun lapang dilaksanakan di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH IPB. Pelatihan yang diiukti oleh peserta adalah cara handling, cara pemberian vaksin rabies, pengambilan darah, swab tinja, dan ulas darah. Pelatihan ini juga melibatkan beberapa orang instruktur (Dr Drh Sri Murtini, M.Si, Drh Tris, Drh Arief Purwo Mihardi, Drh Ridi Arief, Drh Arifin Budiman Nugraha, M.Si, Drh Ardilasunu Wicaksono, M.Si dan Drh Ronald Tarigan, M.Si).

Pelatihan untuk Fasilitator: Kolaborasi dan Aplikasi One Health dalam Pengendalian Penyakit Menular dan Zoonosis

Pelatihan untuk Fasilitator: Kolaborasi dan Aplikasi One Health dalam Pengendalian Penyakit Menular dan Zoonosis

5-7 April 2016

Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto, Cipanas Cianjur

Indonesia One Health University Network (INDOHUN), sebagai platform jejaring universitas dengan pendakatan One Health di Indonesia mengadakan pelatihan yang ditujukan untuk calon fasilitator yang berasal dari 34 fakultas anggota INDOHUN dan salah satunya adalah Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan dan memperkuat universitas dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkapasitas dalam pengendalian dan penanggulangan penyakit menular dan zoonosis.

Fakultas Kedokteran Hewan IPB mengirimkan dua orang perwakilannya sebagai fasilitator One Health yakni Dr. Drh. Okti Nadia Poetri, MSi, MSc dan Drh. Ardilasunu Wicaksono, MSi. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari (5-7 April 2016) di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto, Cipanas Cianjur. Topik pelatihan yang dibahas antara lain kolaborasi dan dinamika kelompok antara pakar ilmu kedokteran, kedokteran hewan dan kesehatan masyarakat, manajemen perencanaan dan pelaksanaan pelatihan One Health, teknik melatih komunikasi sosial dan simulasi team teaching epidemiologi dan analisis risiko serta surveilans terintegrasi.

20160407_090246

_ATH2809

IMG-20160407-WA0007

 

 

_ATH2711

 

 

 

 

 

Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah penguatan materi One Health dan peningkatan jejaring kolaborasi di antara universitas yang membidangi ilmu kedokteran, kedokteran hewan, dan kesehatan masyarakat. Selain itu, output dari pelatihan ini adalah telah tersusunnya proposal workshop untuk pelatihan One Health yang dapat dilaksanakan di FKH IPB. Semoga melalui pendekatan One Health dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kedokteran hewan dalam hal One Health sehingga dapat membantu pelaksanaan program pengendalian dan pemberantasan penyakit menular dan zoonosis di Indonesia.

 

Kunjungan Fakultas Kedokteran Hewan-Universitas Las Palmas Gran Canaria-Spanyol

Bogor, 18 dan 19 April 2016
IMG-20160419-WA0017

Kunjungan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Las Palmas Gran Canaria-Spanyol ke FKH IPB telah dilaksanakan kemarin (Senin 18 April 2016). Kunjungan tersebut diwakili oleh Juan A. Corbera Sanchez (Dekan Universidad De Las Palmas De Gran Canaria) dan Anastasio Carlos Arguello Henrique (Director of Mobility). Adapun pada kunjungan tersebut membahas mengenai kerjasama bidang akademik serta peningkatan kualitas kurikulum (Proyek ReVet Erasmus Plus. Selain, itu kunjungan tidak hanya dilakukan ke IPB saja, kunjungan pun juga dilakukan ke beberapa Universitas lainnya diantaranya adalah Ho Chi Min University (Vietnam), Nong Lam University (Vietnam) dan Universitas Gajah Mada (Indonesia).

Pembahasan bidang kerjasama akademik di awali oleh pemaparan Juan A. Corbera Sanchez mengenai program kerjasama ini, kemudian dilanjutkan pemaparan mengenai selayang pandang FKH IPB oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (Drh Agus Setiyono, MS, Ph.D, APVet). Acara ini juga dihadiri oleh Dekan FKH IPB, Wakil Dekan Sumber Daya Kerjasama dan Pengembangan, Ketua Departemen IPHK, Sekretaris Departemen, Direktur Eksekutif RSHP FKH IPB, Kasi Akademik, Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni, Komisi Pendidikan S1, dan Komisi Pendidikan PPDH.

Selnjutnya di hari kedua kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi fasilitas pendidikan FKH IPB, sepereti Rumah Sakit Hewan Pendidikan FKH IPB, dan beberapa laboratorium lainnya.

Semoga kerjasama yang baik terus terjalin antara kedua Universitas.

In House Training on Medical Entomology

IMG_6294
Laboratorium Entomologi Kesehatan dan Unit Kajian Pengendalian Hama Permukiman (UKPHP) Fakultas Kedokteran Hewan IPB menyelenggarakan “In House Training on Medical Entomology” pada tanggal 11-13 April 2016. Sebanyak 22 peserta dari PT Rentokil Initial Indonesia mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengenalan bioekologi, teknik identifikasi, koleksi dan preservasi, serta pengendalian nyamuk.
Keberadaan nyamuk dilingkungan permukiman merupakan gangguan kenyamanan bagi para pemukim. Selain itu nyamuk dapat berperan sebagai pembawa penyakit yang berbahaya pada manusia. Di Indonesia penyakit-penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk diantaranya malaria, chikungunya, filariasis (kaki gajah), dan Japanese encephalitis (radang otak).
Semakin tingginya tingkat ekonomi masyarakat maka tuntutan akan kenyamanan juga menjadi bagian dari kebutuhan hidup. Mereka ini umumnya mau dan mampu membayar untuk semua itu, jadi apa yang dahulu dianggap keadaan biasa sehingga tidak perlu dirisaukan sekarang menjadi masalah bagi mereka. Dalam menanggapi tuntutan itu diperlukan tenaga-tenaga professional bidang entomologi kesehatan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terutama mengatasi gangguan kenyamanan yang ditimbulkan oleh nyamuk.
Upaya pengendalian nyamuk selama ini mengandalkan penggunaan pestisida. Kenyataan dilapangan banyak operator yang menggunakan insektisida tidak mempunyai bekal ilmu pengetahuan dan teknologi pengendalian yang cukup sehingga berbagai masalah gangguan akibat nyamuk belum dapat menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. Penggunaan pestisida akan efektif mengenai sasaran apabila digunakan tepat cara, tepat lokasi, dan tepat waktu. Ketiga ketepatan tersebut hanya dapat tercapai apabila pengetahuan tentang tata kehidupan dan perilaku nyamuk dikuasai dengan baik. Untuk itu maka identitas nyamuk yang benar mutlak perlu dipahami. Pengenalan bioekologi nyamuk akan sangat menentukan strategi yang layak ditempuh dalam upaya pengendalian nyamuk di permukiman.

Penandatanganan MoU antara FKH IPB dan Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian

Bogor, 07 April 2016
Penandatangan MoU dilaksnakan sebagai bentuk kerjasama antara FKH IPB dan Badan Karantina Pertanian-Kementerian Pertanian. Acara tersebut dihadiri oleh Drh Sujarwanto, MM sebagai Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Dekan FKH IPB (Prof Drh Srihadi Agungpriyono, Ph.D, PAVet (K), Wakil Dekan Bidang Sumberdaya dan Pengembangan (Dr Drh Trioso Purnawarman, M.Si), Koordinator PPDH (Dr Drh Wiwin WInarsih, M.Si), Ketua Departemen IPHK (Dr Drh Yusuf Ridwan, M.Si), Ketua Departemen KRP (Drh Amrozi, Ph.D) serta staf Badan Karantina Pertanian (KEMENTAN).
Acara dimulai dengan penandatanganan MoU antara FKH IPB dan BARANTAN, yang masing masing diwakili oleh Dekan FKH IPB dan Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani. Penandatangan ini juga sebagai langkah awal bentuk kerjasama yakni akan dilaksanakannya magang wajib Kekarantinaan bagi Mahasiswa PPDH FKH IPB, yang direncanakan akan dimulai pada Bula September 2016. Kegiatan magang ini akan dilaksanakan di beberapa Badan Karantina di Indonesia (Soekarno Hatta, Tanjung Priok, Surabaya, Lampung, dan Bali)
Semoga dengan terlaksnanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi kedua instansi.
FKH Bisa!