POB Program Pascasarjana

PENGESAHAN TESIS DAN DISERTASI

  1. Tesis dan disertasi yang telah ditandatangani oleh komisi pembimbing dan ketua program studi, diserahkan ke Divisi Administrasi Akademik SPs, untuk disahkan oleh Dekan SPs.
  2. Jumlah eksemplar tesis atau disertasi yang ditandatangani oleh Dekan, ialah sebagai berikut : (a) 5 (lima) eksemplar dengan tanda tangan asli termasuk 1 eksemplar lembar lepas (dibinder clips), dan (b) 4 (empat) eksemplar atau lebih dengan cap tanda tangan. Apabila diperlukan SPs dapat melegalisasi fotokopi lembar pengesahan tesis atau disertasi.

KETENTUAN PENYERAHAN LAPORAN TESIS/DISERTASI KE PERPUSTAKAAN

Sehubungan dengan program pengembangan Informasi Digital di Perputakaan IPB bersama ini disampaikan.
Mahasiswa harus menyerahkan karya tulisnya (Tesis/Disertasi) dalam dua bentuk, yaitu:

  1. Tercetak (Hard Cover) sebanyak 1 (satu) eksemplar.
  2. Data digital, yaitu Soft File Final dalam format PDF dari Cover sampai Lampiran yang dikemas dalam satu file.

 

Selanjutnya data digital tersebut akan dilayankan melalui fasilitas intranet dan atau internet, apabila telah mendapatkan kesepakatan semua pihak yang berkepentingan dan telah memperoleh ‘legal aspek’.

Diharapkan apabila layanan informasi digital ini dapat berjalan akan dapat mempercepat salah satu indikator World Class University, yaitu jumlah sitasi (Citation Index) karya sivitas akademika IPB.

 

Jam layanan Perpustakaan IPB
Senin s/d Kamis : 08.00 – 21.00 WIB
Jum’at : 08.00 – 11.30 WIB
  13.00 – 21.00 WIB
Sabtu : 08.00 – 21.00 WIB
Minggu : 08.00 – 16.00 WIB
On line : 24 jam
http://perpustakaan.ipb.ac.id

STATUS KELULUSAN

Mahasiswa pascasarjana dapat dinyatakan lulus dari program yang ditempuhnya apabila telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai berikut :

 

  1. Telah menyelesaikan seluruh SKS yang disyaratkan dan nilainya telah dinyatakan lulus serta sudah masuk dan tercatat di SPs.

 

  1. Telah lulus ujian kualifikasi bagi program Doktor (S3).

 

  1. Telah melaksanakan penelitian dan hasil penelitiannya sudah diseminarkan dengan Nilai minimal B, jika nilainya kurang dari B maka seminarnya harus diulang.

 

  1. Telah lulus ujian akhir (tesis) untuk S2, ujian tertutup dan terbuka untuk S3.

 

  1. Telah melunasi seluruh biaya pendidikan dan persyaratan administrasi lainnya.

 

  1. Telah menyelesaikan tesis/disertasi yang sudah disetujui dan ditandatangani oleh komisi pembimbing, ketua program studi dan disahkan oleh Dekan SPs, yang selanjutnya didistribusikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan bukti adanya surat tanda serah terima tesis/disertasi yang sudah ditandatangani oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

 

PENDAFTARAN UJIAN AKHIR

  1. Pendaftaran untuk menempuh ujian akhir bagi peserta program magister sains, ujian tertutup dan ujian terbuka bagi peserta program doktor, dilakukan di Divisi Administrasi Akademik SPs, 15 hari sebelum ujian dilaksanakan.
  2. Waktu ujian ditentukan oleh peserta dan komisi pembimbing serta ketua sidang, dalam hal ini Wakil Dekan Fakultas/SPs untuk ujian tertutup dan Dekan Fakultas/SPs untuk ujian terbuka.

SEMINAR HASIL PENELITIAN

  1. Setelah selesai melakukan penelitian atau telah dinyatakan siap melakukan seminar oleh ketua komisi, mahasiswa dapat mendaftarkan diri untuk seminar hasil penelitian ke Seksi Seminar SPs, dengan mengisi formulir pendaftaran dan formulir biodata.
  2. Konfirmasi pelaksanaan seminar pada tanggal yang direncanakan saat pendaftaran pertama dilakukan pada Seksi Seminar SPs antara 7 sampai dengan 14 hari sebelum pelaksanaan seminar.
  3. Mahasiswa merencanakan waktu seminar secara baik sehingga tidak mengganggu daftar seminar yang telah ditetapkan.
  4. Persyaratan untuk dapat melaksanakan seminar, tata cara penulisan makalah, dan persyaratan-persyaratan lain dimuat dalam BUKU PANDUAN SEMINAR SPs.
  5. Perbanyakan naskah seminar dilaksanakan oleh pemrasaran

PENGESAHAN USULAN PENELITIAN

 

 

1.       Pengesahan usulan penelitian oleh Seketaris Program dilakukan dengan menyerahkan usulan penelitian yang telah ditandatangani oleh komisi pembimbing dan ketua program studi ke Divisi Administrasi Akademik SPs.

2.       Untuk penelitian yang direncanakan akan dilaksanakan di luar IPB, sebelum usulan penelitian ditandatangani oleh komisi pembimbing dan ketua program studi, mahasiswa terlebih dahulu berkonsultasi dengan Wakil Dekan.

3.       Usulan penelitian disahkan oleh Seketaris Program sebanyak 3 eksemplar dengan tanda tangan asli. Jika mahasiswa memerlukan lebih dari 3 eksemplar maka SPs dapat melegalisasi fotokopi dari lembar pengesahan yang bertanda tangan asli. Satu eksemplar dengan tanda tangan asli ini diserahkan ke Divisi Administrasi Akademik SPs.

4.       Usulan penelitian tidak dapat disahkan apabila mahasiswa yang bersangkutan belum memiliki susunan komisi pembimbing yang disahkan oleh Dekan SPs yaitu berupa SK Susunan Komisi Pembimbing.

KETENTUAN SEMINAR

  1. Seminar dibagi atas empat kelompok yaitu :

1) Kelompok Ilmu Sosial & Ekonomi
2) Kelompok Ilmu Hewan
3) Kelompok Ilmu Tumbuhan
4) Kelompok Ilmu Keteknikan dan Teknologi Informasi

 

  1. Setiap hadir di seminar, mahasiswa mengisi kartu seminar dan diparaf oleh panitia seminar sebagai tanda bukti hadir.
  2. Sebelum mahasiswa memberikan seminar, mereka wajib menunjukkan Kartu Seminar dengan bukti hadir minimal 7 kali di kelompok ilmunya dan 2 kali dikelompok keilmuan lainnya, dan wajib pula mengikuti 1 kali kuliah umum pengantar seminar.

 

  1. Tata tertib seminar yang terperinci dapat dibaca dalam buku Panduan Seminar SPs.

PENGESAHAN KOMISI PEMBIMBING

 

PENGESAHAN KOMISI PEMBIMBING

 

Sejak awal semester II semua mahasiswa pascasarjana harus sudah mempunyai komisi pembimbing. Tata cara pengesahan komisi pembimbing adalah sebagai berikut :

 

  1. Sejak awal semester I, mahasiswa meminta formulir “Permohonan Pengesahan Susunan Anggota Komisi Pembimbing ″ke Divisi Administrasi Akademik SPs″.

 

  1. Pengisian formulir dilakukan oleh mahasiswa setelah berkonsultasi dengan calon ketua komisi pembimbing dan koordinator mayor.

 

  1. Jika salah seorang calon anggota komisi direncanakan berasal dari luar IPB baik dari Bogor maupun dari luar Bogor; maka sebelum formulir ditandatangani oleh calon ketua, calon anggota komisi dan ketua program studi, mahasiswa wajib melampirkan curriculum vitae yang bersangkutan dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Sekretaris Program Magister atau Sekretaris Program Doktor.

 

  1. Untuk menjadi ketua komisi pembimbing mahasiswa S2/S3 seorang calon minimal harus sudah meluluskan dua orang mahasiswa yang dibimbingnya dengan status sebagai anggota komisi pembimbing (bukan anggota penguji luar komisi).

 

  1. Setelah ditandatangani oleh calon ketua dan calon anggota komisi sebagai tanda kesediaan membimbing, dan oleh ketua program studi sebagai tanda persetujuan, formulir diserahkan kembali ke Divisi Administrasi Akademik SPs.

 

  1. Penetapan dan pengangkatan komisi pembimbing disahkan oleh Dekan SPs dengan menerbitkan Surat Keputusan Pengangkatan Komisi Pembimbing untuk setiap mahasiswa.

PENDAFTARAN ULANG MAHASISWA PROGRAM PASCASARJANA

  1. Semua mahasiswa baru diwajibkan mendaftarkan diri ke bagian akademik SPs dan membayar biaya pendidikan sesuai dengan tarif yang berlaku pada waktu yang telah ditentukan.
  1. Setiap awal semester semua mahasiswa SPs diwajibkan mendaftar ulang di bagian akademik pada waktu yang telah ditentukan. Pendaftaran ulang dilakukan dengan menunjukkan surat tagihan (invoice) yang diterbitkan oleh SPs, bukti pembayaran SPP dan biaya pendaftaran ulang (her-registrasi) dari bank yang ditunjuk oleh IPB yang besarnya sesuai dengan yang tertera dalam surat tagihan.
  2. Pendaftaran ulang berlaku pula bagi mahasiswa program magister sains dan doktor yang sedang cuti, melaksanakan penelitian, atau menulis tesis/disertasi. Mahasiswa yang tidak memenuhi kewajiban ini akan diberikan status non-aktif, dan tidak berhak menerima pelayanan akademik. Mahasiswa yang tidak mendaftar ulang dalam 2 (dua) semester berturut-turut dapat dinyatakan mengundurkan diri, dan dengan demikian tidak diperkenankan melanjutkan studi di SPs.
  3. Kepada mahasiswa yang mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan administrasi, akan diberikan formulir rencana studi (FRS). FRS diisi oleh mahasiswa setelah berkonsultasi dengan ketua komisi pembimbing atau ketua program studi, dan diserahkan kembali ke bagian akademik SPs melalui program studi yang bersangkutan selambat-lambatnya 2 minggu sejak semester berjalan.